WARISAN TERPENDAM : KAJIAN ARKEOLOGI ISLAM DARI ARTEFAK KE NARASI PERADABAN
Rp75.000
| Penulis | : | Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid |
| Jenis Buku | : | Buku Ajar |
| Jumlah Halaman | : | viii+180 hal |
| Ukuran Buku | : | 15,5×23 cm |
| Tahun Terbit | : | 2025 |
| Penerbit | : | Zukzez Express |
| ISBN | : |
Buku ini terdiri atas empat belas bab yang disusun secara sistematis. Bab pertama hingga ketiga memberikan fondasi konseptual, mulai dari pengertian artefak dan kebudayaan umat Islam, hingga arkeologi sebagai ilmu pengetahuan dan ruang lingkup objek kajiannya. Pembaca diperkenalkan dengan posisi Arkeologi Islam dalam khazanah keilmuan serta keterkaitannya dengan bidang-bidang lain seperti sejarah, antropologi, dan studi kebudayaan. Bab keempat hingga keenam membahas ragam artefak Islam di Indonesia, termasuk arsitektur masjid, makam, keramik, hingga naskah kuno, serta manfaat ilmiah yang dapat diperoleh dari penelitian terhadap artefak tersebut.
Selanjutnya bab ketujuh sampai dengan bab kesepuluh menitikberatkan pada dimensi praktis Arkeologi Islam. Di dalamnya dibahas bagaimana arkeologi tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademik, tetapi juga bagi masyarakat umum, khususnya dalam pelestarian identitas dan warisan budaya Islam. Pembahasan diperluas pada aspek teknis seperti metode observasi, dokumentasi, pengumpulan data, serta kajian khas arkeologi Islam di Indonesia yang mencakup tata kota, manuskrip, dan peninggalan material lainnya. Bab-bab ini menjadi jembatan antara teori dan praktik, menjadikan buku ini sangat aplikatif dalam konteks pembelajaran di lapangan.
Bab kesebelas hingga bab keempat belas mengarahkan pembaca pada tahapan akhir dalam kegiatan arkeologi, mulai dari teknik dokumentasi, kegiatan praktikum lapangan dan kunjungan ke museum, pendekatan analisis data arkeologis, hingga penulisan laporan. Setiap bagian disusun agar mudah dipahami oleh mahasiswa, dosen, maupun peneliti muda. Penulis berusaha menghadirkan uraian yang tidak hanya informatif, tetapi juga kontekstual dan relevan dengan kebutuhan akademik masa sekarang.





Reviews
There are no reviews yet.